Antara Gilang, Singkawang, dan Uang

Ada kejadian menarik di Sabtu malam kemarin, ketika gue dan beberapa staff sedang makan malam di kaki lima di daerah Pasar Hongkong yang terkenal dengan jajanan kaki limanya di pusat kota Singkawang. Di tengah acara makan santai, kami dihampiri oleh seorang anak kecil laki-laki, yang jelas terlihat dari matanya yang kecil bahwa dia keturunan Cina. […]

Read more "Antara Gilang, Singkawang, dan Uang"

Modal Jempol

Di dusun tempat gue tinggal itu berada diantara dua kecamatan; Kecamatan Samalantan dan Kecamatan Monterado. Nah dusun Benawa Bakti ini kebetulan terletak diantara perbukitan Kalimantan Barat yang mungil-mungil tapi banyak. Situasinya mungkin kaya berada di kawah. Kondisi geografis ini mengakibatkan sinyal provider manapun tak mampu menembus dusun ini. Apalagi dengan jarak kurang lebih 5 km […]

Read more "Modal Jempol"

Cerita Si Bungsu

Selama bulan Juni ini, gue ditugaskan di sebuah dusun terpencil diantara bukit-bukit Kalimantan Barat. Kebetulan gue tinggal di rumah pak Kepala Dusun, yang memiliki empat anak. Nah yang paling mengesankan adalah si bungsu cewek. Berambut pendek seleher, senyum lebar manis dengan gigi rapi, dan suka joget-joget begitu mendengar lagu tema sinetron Putih Abu-abu di televisi […]

Read more "Cerita Si Bungsu"

Bergegas Bertualang Menggapai Mimpi

Saya selalu merasa beruntung menyelesaikan pendidikan S1 saya di Fakultas Psikologi, terutama di Unika Atma Jaya. Memang sedari lulus SMA, saya telah memantapkan hati untuk mengambil kuliah psikologi. Waktu itu alasannya memang sederhana dan cukup familiar; sering dijadikan tempat curhat dan sekaligus ingin membantu orang-orang yang membutuhkan. Kalau tentang mengapa saya memilih Unika Atma Jaya, […]

Read more "Bergegas Bertualang Menggapai Mimpi"

Hidup di Kampung

Waktu berjalan lambat. Atau memang sedari dulu waktu memang berjalan selambat itu. Atau secepat itu. Rasanya tergantung bagaimana manusia memandang dan menggunakan waktu. Di kampung tempat gue live-in selama 10 hari, tidak ada istilah terburu-buru atau dikejar waktu. Setiap warganya tampak menikmati setiap lekuk aktivitas yang mereka kerjakan. Seruput kopi dan teh yang tidak kunjung […]

Read more "Hidup di Kampung"